Salam sekapur sirih dari seorang sahabat,
Banyak orang mengatakan kalau perbedaan itu sering menimbulkan masalah. Buktinya, banyak pasangan suami istri yang harus bercerai karena sudah tidak persamaan lagi alias banyak perbedaan. Atau seorang kakek yang harus membelikan 2 robot yang sama untuk 2 cucunya agar tidak ribut, atau seorang lelaki perkasa yang bunuh diri karena melihat penisnya lebih kecil dari seorang laki-laki kurus berusia 15 tahun padahal kalau dipikir-pikir besar atau kecil fungsinya sama, dan alasan seabrek lainnya yang bikin orang tidak menyukai perbedaan.
Tetapi, percayalah, perbedaan ternyata membawa sesuatu hal menjadi lebih berarti, mau tahu?
- saya menikah bukan karena saya memiliki jenis kelamin yang sama dengan calon istri atau suamiku,
- saya bisa menikmati film kesukaanku tanpa ada rasa takut antena tv disambar petir karena suamiku pintar memperbaiki televisi kalau antena tv dirumah disambar petir
- saya bisa memakai celana belelku karena istriku selalu siap untuk menjahitkan celanaku yang robek,
- saya bisa menikmati makanan kesukaan istriku atau suamiku dan istri atau suamiku dapat menikmati makanan kesukaanku. Betapa meja makan kita bisa lebih bervariasi dan bineka tunggal ika,
- saya merasa bahwa setiap persamaan yang ada di dalam kehidupan kita kurang menantang dan monoton,
- saya tidak menginginkan teman hidup, tetapi pasangan hidup. Yang namanya pasangan pasti ada kolaborasi antar pasangan dan saya meyakini bahwa pasangan hidup saya dapat melengkapi kehidupan saya
- dan saya bisa melakukan banyak hal di masa depan karena perbedaan itu.
kalau tidak percaya, buktikanlah karena satu hal, yaitu
TUHAN YESUSPUN MENYUKAI PERBEDAAN. TUHAN MEMBERI BERKAT BUAT KITA SESUAI DENGAN KEBUTUHAN KITA, BUKAN AGAR KITA SAMA DENGAN ORANG LAIN, KARENA TUHAN YESUS TAHU BAHWA MANUSIA MEMILIKI KECENDERUNGAN YANG PICIK UNTUK SALING MENGALAHKAN
AMIN.